Membuat Multiple Resep untuk Satu Menu

Menggunakan program kasir Solis Resto memang sangat fleksibel dan mudah. Salah satunya adalah kemudahan dalam mengatur ramuan resep dalam modul inventory kami. Apa yang membuatnya mudah?

Kita telah mengetahui bersama bahwa agar pengaturan stok lebih akurat dalam sistem point of sales Anda, maka perlu disetting terlebih dahulu bahan-bahan (resep) apa saja yang dibutuhkan untuk membuat satu menu di restaurant Anda.

Nah, dengan menggunakan sistem kasir restoran Solis Resto dari VentraSys, maka Anda dapat memasukkan lebih dari satu jenis resep, atau Bill Of Material (BOM), ke dalam satu menu.

Misalnya Anda ingin membuat sebuah menu yang bernama Steak Saus Barbeque sebagai salah satu menu baru di restaurant atau cafe Anda. Menu ini adalah menu steak sapi yang disiram dengan saus racikan khusus rasa barbeque. Untuk membuat menu ini, setidak-tidaknya Anda membutuhkan dua resep, yaitu:

1. BOM untuk membuat steak.
2. BOM untuk membuat saus dari steak tersebut.

Ketika Anda ingin "add new menu" ke dalam sistem POS restaurant, maka Anda dapat memasukkan kedua resep BOM tersebut ke dalam menu Steak Saus Barbeque ini. Jika dikemudian hari Anda ingin membuat menu lain lagi yang juga memakai resep saus barbeque, maka Anda hanya perlu memasukkan kembali BOM saus barbeque tersebut ke menu baru ini, tanpa harus perlu membuat ulang dari awal lagi. ;)

Login POS Menggunakan Touch Screen atau ID Swipe Card?

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, untuk alasan security, setiap orang yang nantinya akan menggunakan software kasir atau point of sale di restoran Anda harus dibuatkan ID terlebih dahulu. Artinya, masing-masing user akan memiliki username dan passwordnya masing-masing.

Ada beberapa cara untuk dapat melakukan login. Jika software restoran Anda menggunakan hardware yang memakai keyboard dan mouse, maka login dilakukan dengan mengetik langsung username dan password si user dari keyboard. Selain cara tersebut, masih ada dua cara lainnya yang lazim digunakan saat ini, dan berikut adalah pembahasan lebih lanjutnya.

Login ke POS dengan touchscreen.
Karena sudah mulai banyak restaurant yang menggunakan hardware integrated untuk mengoperasikan software restorannya, maka teknik login tidak bisa lagi memakai keyboard.

User seperti kasir atau waitress akan langsung menekan tombol-tombol di layar (touchscreen) yang biasanya berupa angka-angka atau huruf-huruf tertentu untuk memasukkan user ID dan passwordnya.

Cara ini tentunya lebih cepat dan lebih praktis ketimbang mengetikkannya dari keyboard. Namun, cara login seperti ini tentunya juga masih memiliki kelemahan. Misalnya, bisa saja ada karyawan lain di restoran Anda yang sengaja "mencontek" ID yang diketikkan oleh karyawan lain, dan kemudian menggunakannya secara tidak bertanggung jawab.

Login ke POS dengan ID Swipe Card.
Alternatif lain adalah dengan menggunakan ID swipe card. Masing-masing user akan diberikan sebuah kartu ID magnetic, yang mana di dalamnya telah tersimpan informasi dari masing-masing user dari kartu tersebut.

Ketika ingin login, misalnya manager restaurant ingin melakukan cancel menu, maka cukup dengan menggesekan kartu tersebut di MSR (Magnetic Strip Reader), maka sistem akan secara otomatis mendeteksi username dan password dari pengguna kartu tersebut, tanpa harus si manager mengetikkannya lagi.

Cara login seperti ini dinilai lebih praktis dan lebih aman ketimbang mengetikkan langsung dengan cara touchscreen. Lebih praktis karena hanya perlu menggesek langsung, tanpa harus diketika lagi, dan lebih aman karena dapat mencegah karyawan lain "mencontek" user ID Anda.

Promosikan Restoran Anda di Blog Kami!

Tampilkan profil dan keunikan restaurant Anda di blog kami, FREE!!!

Ya, kami memberi kesempatan kepada Anda yang bergerak di bidang restaurant untuk dapat mempromosikan informasi mengenai restaurant Anda di blog kami. Untuk memberikan informasi yang lebih berkualitas kepada pembaca blog kami, kami juga ingin menampilkan topik-topik yang tidak hanya terbatas dalam bidang software POS restaurant, tetapi juga artikel-artikel F&B terkait lainnya.

Kalau Anda ingin mempromosikan restaurant Anda atau membuatnya lebih dikenal banyak orang tanpa mengeluarkan biaya promosi sama sekali, alias GRATIS, maka Anda dapat menceritakan kelebihan-kelebihan restaurant Anda di blog kami.

Ceritakan betapa lezatnya menu-menu andalan di restaurant Anda. :)

Ceritakan betapa cozy suasana cafe Anda. :)

Ceritakan apa yang membuat restaurant Anda berbeda dibanding kompetitor Anda. :)

Ceritakan juga betapa harga menu di restaurant Anda sangat kompetitif. :)

Ceritakan semua keunikan dan keunggulan restaurant Anda di blog ini. Anda dapat mengirimkan kata-kata dan profil dari restaurant Anda beserta gambar-gambar yang ingin ikut ditampilkan ke email kami di: software.restoran@gmail.com.

Segera kirimkan artikel dan profil restaurant Anda, sebelum didahului oleh kompetitor Anda ;)

Monitor TouchScreen Prolink 15" untuk POS Restoran

Seperti yang sudah pernah saya posting sebelumnya, salah satu pilihan hardware untuk mengoperasikan software restoran dari VentraSys adalah dengan menggunakan custom-built PC. Untuk monitor, salah satu rekomendasi dari kami adalah Prolink PRO 151T Touch Screen. Kali ini saya akan memberikan keterangan spesifikasi dan main features dari produk ini.

Features:
- Full 15" viewable screen
- Auto scale: gives full-screen display
- Auto adjustment: provides self-adjusting screen settings
- True color support: renders picture pure viewing

Specifications:
- Screen size: 15" diagonal
- Dot pitch: 0.297 (H) x 0.297 (V) mm
- Display area: 304.1 (H) x 228.1 (V) mm
- Contrast ration: 300 : 1
- Viewing angle: Horizontal: 160", Vertical: 130"
- Resolution: 1024 (H) x 768 (V)
- Brightness: 250cd/ m2
- Glass surface: non-glare coating
- Response time: 8ms
- Interface: analog RGB
- Connectors: audio, power jack, d-sub
- Frequency: Fh: 30 - 60 KHz; Fv: 60-75 KHz
- Dimension: 430 (L) x 120 (W) x 490 (H) mm
- Net weight: 4.0 kg
- Power saving: DMPS Power Saving less than 5W

Touch Screen:
- User control: on/ off, menu, +/- keys, auto, select
- OSD: PC menu, picture menu
- Basic I/O ports: DC-12V, VGA D-Sub, DVI (optional)
- Approval: UL & FCC, CE
- Humidity: 10-90%
- Operating life: 35 million times min
- Operating temperature: 0"C - 40"C
- Power input: AC100-260V, 50/60 Hz
- Power consumption: less than 40W

Keterangan: Spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu.

Pertimbangan - Pertimbangan Sebelum Membeli Software Restoran

Software restoran sangat penting jika Anda ingin membuka sebuah restoran atau cafe. Bagi orang-orang yang masih awam atau yang baru pertama kali terjun ke industri restoran, mungkin kurang begitu familiar dengan teknologi seperti ini.

Untuk itulah kali ini saya ingin sedikit berbagi tips mengenai apa-apa saja yang perlu dijadikan pertimbangan utama Anda ketika hendak memutuskan untuk membeli sebuah Point Of Sale untuk restoran Anda.

Fitur-fitur yang terdapat dalam software restoran.
Software restoran dengan fitur yang tercanggih dan terlengkap belum tentu merupakan pilihan yang paling baik. Seringkali, fitur yang terlalu canggih dan lengkap ini malah menjadi "senjata makan tuan", alias menjadi sulit digunakan.

Tetapi, sebaiknya Anda juga jangan hanya melihat fitur-fiturnya secara dari "kulitnya" saja. Secara umum, memang hampir semua software restoran memiliki fitur-fitur yang serupa. Lihat fitur-fiturnya secara detail, apakah bisa melakukan fungsi-fungsi khusus yang Anda butuhkan. Pilihlah software dengan fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan Anda, bukan yang paling canggih atau yang paling lengkap.

Vendor yang menjualnya.
Apakah perusahaan yang menjualnya spesialis dalam software restoran? Apakah vendor tersebut telah memiliki software siap pakai, atau malah harus develop lagi dari awal? Yang lebih buruk lagi, apakah vendor tersebut sama sekali bukan perusahaan, melainkan hanya independent software developer?

Pilihlah vendor yang memang sudah memiliki produk jadi yang spesialis dalam software restoran. Jika Anda memilih vendor yang belum memiliki produk jadi, artinya Anda harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mulai pengembangan software tersebut dari nol. Belum lagi software tersebut harus menjalani trial dan error dulu, sehingga cukup beresiko.

After-sales service.
Operasional yang cepat adalah hal yang sangat penting dalam bisnis restoran. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa vendor Anda memiliki tim after-sales service yang dapat mengatasi masalah dengan software POS yang Anda beli seandainya tiba-tiba terjadi masalah. Kalau perlu, kunjungi langsung salah satu klien mereka dan tanyakan secara langsung bagaimana mereka dilayani selama ini.

Kemudahan pemakaian.
Tidak ada gunanya membeli sistem POS restoran yang super canggih tetapi tidak bisa atau sulit digunakan oleh kasir atau waitress restoran Anda. Pastikan terlebih dahulu bahwa software yang akan Anda beli itu mudah dimengerti, mudah digunakan, dan mudah dalam melakukan pengaturan-pengaturan. Kalau perlu, coba langsung software tersebut ketika sales representative dari vendor yang bersangkutan sedang mempresentasikannya.


Rekomendasi Hardware Integrated: IBM SurePOS 500 Express

Dalam posting sebelumnya mengenai rekomendasi hardware yang direkomendasikan untuk software POS restoran dari Ventrasys, saya menuliskan mengenai rekomendasi hardware custom-built PC. Kali ini, saya akan menuliskan rekomendasi hardware point of sale integrated, yang diawali dari brand IBM surePOS 500 Express.

IBM SurePOS 500 Express adalah sebuah hardware POS integrated yang cukup komplit, karena telah termasuk cash drawer, thermal printer, Magnetic Stripe Reader (MSR), dan memiliki layar touchscreen 15" LCD.

Hardware ini mudah digunakan, mudah diinstalasi, sangat handal, spill-resistant, dan telah banyak digunakan oleh pemain ritel dan restoran-restoran di seluruh dunia. Selain itu, harga yang ditawarkan juga cukup bersaing di kelasnya. Tentunya hal tersebut membuat hardware POS Anda lebih terjamin untuk jangka waktu yang panjang.

Adapun specs dari IBM SurePOS 500 Express (4840-544) ini adalah:

- Intel Celeron 2 GHz processor
- 256 MB Base memory
- 40 GB hard drive
- 15" infrared touch active LCD
- 3 track MSR
- Ethernet 10/ 100 card
- Integrated Customer Display
- IBM SureMark Thermal Printer
- Full size cash drawer

Persiapan-Persiapan untuk Software Restoran Anda

Ada persiapan-persiapan yang harus Anda siapkan sebelum menggunakan software restoran Anda. Persiapan-persiapan yang saya maksud disini adalah data-data apa saja yang harus Anda siapkan yang nantinya akan dimasukkan ke dalam software tersebut (data entry). Jika Anda tidak melakukannya, maka hal ini nantinya dapat menghambat efektifitas operasional restoran Anda. Berikut adalah data-data yang umumnya dipersiapkan terlebih dahulu untuk software restoran Anda.

Daftar menu di restoran Anda.
Tentu saja, data yang berisi menu-menu yang dijual di restoran Anda merupakan yang paling vital, karena inilah yang Anda jual di POS Anda. Data menu biasanya terdiri dari nama menu, gambar menu, dan harga menu. Siapkan list menu-menu yang Anda jual beserta informasi detailnya terlebih dahulu sebelum software Anda diimplementasikan.

Pembagian kategori dan sub-kategori menu.
Banyaknya menu-menu yang Anda jual perlu dikelompokkan menjadi kategori-kategori menu. Jika semua menu digabung menjadi satu dan tidak dikategorikan, maka akan membingungkan nantinya. Pikirkan terlebih dahulu pembagian kategori-kategori dan sub-kategori menu Anda, sehingga nanti memudahkan kasir dan waitress dalam input order.

Daftar barang-barang atau inventory.

Hal ini hanya berlaku jika Anda juga membeli modul inventory. Jika Anda ingin mengatur sistem inventory di restoran Anda secara computerized juga, maka Anda perlu mendaftar semua barang-barang yang terdapat di restoran Anda, mulai dari yang terkecil seperti sedotan, sendok, piring, garam, kecap, hingga yang besar seperti daging, beras, minyak goreng, dan lain-lain.

Daftar resep atau Bill Of Material (BOM).
Ini juga berlaku hanya jika Anda menggunakan modul inventory. Agar stok dapat berkurang secara otomatis untuk setiap menu yang terjual, maka Anda perlu membuat terlebih dahulu resep atau BOM dari masing-masing menu. Misalnya untuk satu porsi nasi goreng akan menghabiskan nasi 500 gram, kecap 5 ml, garam 1 sendok teh, daging ayam 5 gram, dan seterusnya.




Rekomendasi Hardware untuk Software Restoran dari Ventrasys: Custom-Built PC

Beberapa klien kami sering juga menanyakan, hardware Point Of Sale apa saja yang cocok atau compatible dengan software restoran yang dijual Ventrasys. Posting kali ini saya buat untuk menjawab pertanyaan tersebut, dan mudah-mudahan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda.

Untuk posting pertama, saya akan mulai dari hardware komputer biasa, atau yang biasa disebut juga custom-built PC. Di posting-posting berikutnya akan saya tuliskan mengenai hardware POS yang integrated. Custom-built PC biasanya adalah pilihan yang paling cost efficient. Ini artinya Anda cukup menggunakan komputer biasa untuk menjalankan aplikasi software restoran Solis Resto.

Monitor Touchscreen
Mari kita mulai dari monitor terlebih dahulu. Untuk monitor touchscreen, kami merekomendasikan monitor Prolink 15". Tampilannya ramping, cocok untuk tempat yang kecil, dan dapat menghemat banyak tempat di meja kasir di restoran Anda, dengan posisi kemiringan yang nyaman untuk penggunaan touchscreen.


CPU
Untuk dapat menjalankan software restoran Solis Resto, tidak diperlukan CPU dengan spesifikasi yang terlalu canggih. Berikut adalah spesifikasi yang kami rekomendasikan:

- P4 Dual Core E2160
- 1 LTP Port, 1 COM port
- RAM 512 Mb DDR2
- HDD 80 Gb
- Minimum Windows XP untuk Operating System

Peripherals
Untuk peripherals, Anda dapat menggunakan printer Epson TM-U 220 Auto Cutter, baik untuk print bill di kasir, print checker, ataupun untuk kitchen print-out. Cash drawer dapat menggunakan Integral RJ 11, MSR (Magnetic Stripe Reader) Posiflex dan Customer Display dari Samsung.

Software POS yang Cocok untuk Segala Jenis Resto, Cafe, dan Bar.

Sebagai provider software restoran Solis Resto, Ventrasys menyediakan sebuah software point of sale yang dapat digunakan untuk segala jenis restoran, baik dari yang skala kecil maupun skala besar. Selain restoran, software ini juga dapat digunakan untuk cafe, food court, dan bar. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir lagi apakah software POS restoran kami dapat cocok dengan konsep ataupun skala restoran Anda.Hal ini dapat dilihat dari banyaknya restoran-restoran yang telah menggunakan software Solis Resto. Misalnya:

1. Untuk restoran jenis chinese food.
Beberapa restoran chinese food yang telah memakai software restoran Solis Resto diantaranya:

- Angke Restaurant (Ketapang dan Kelapa Gading)
- New Kowloon Restaurant (Kelapa Gading)
- Chung Hua Restaurant (Sunter)
- Golden Dragon Boat Restaurant (Lampung)
- Golden Yen Restaurant (Pluit)
- dan lain-lain.

2. Untuk restoran jenis seafood.
Restoran-restoran seafood yang telah menggunakan software restoran Solis Resto diantaranya:

- Samudra Seafood (Taman Anggrek)
- Sahid Mina Seafood (Banda Aceh)
- Kampoeng Nelayan (Gunung Sahari)
- Dapur Seafood (PIK)
- Dapur Sangkuriang (Kota)
- dan lain-lain.

3. Untuk jenis cafe dan bar.
Cafe-cafe dan bar yang telah menggunakan software Point Of Sale Solis Resto:

- Dante Coffee (Serpong dan Karawaci)
- Gramedia FAB Cafe (Grand Indonesia)
- The Rock Cafe (Bandung)
- Metro Sky Bar & Restaurant (German Swiss University, BSD)
- BPM (Mangga Dua Square)
- Jet Ski Cafe (Pantai Mutiara)
- Wild-Wild Cafe (all branch)
- dan lain-lain

4. Fine dining restaurants, family restaurants, and others.
Restoran-restoran lain, selain yang juga telah menggunakan software ini adalah:

- Brunello Restaurant (Prapanca)
- Penang Suki (Pluit)
- Basha Restaurant (Raden Saleh)
- TeHe Vegetarian Restaurant (all branch)
- Loving Hut Restaurant (Plaza Semanggi)
- Singapore Chicken Rice (Kelapa Gading dan Hayam Wuruk)
- dan lain-lain.

Masih banyak lagi restoran-restoran yang telah menggunakan software POS Solis Resto, mulai dari Aceh hingga Papua. Hal ini membuktikan bahwa software restoran Solis Resto adalah software yang handal, berkualitas, reliable, dan dapat cocok dengan jenis restoran apapun.

Jadi, jika Anda sedang berencana membuka restoran ataupun cafe, atau sedang berpikir untuk mengubah sistem manual di restoran Anda menjadi computerized, jangan ragu untuk segera menghubungi marketing office Ventrasys untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana software ini dapat mempermudah operasional restoran Anda. ;)

Restaurant Table Layout Management

Dalam modul Point Of Sale software restoran dari Ventrasys, Anda akan melihat tampilan layout restoran lengkap dengan gambar-gambar meja dan posisinya. Seperti yang sudah pernah saya posting sebelumnya, layout ini dimaksudkan untuk memudahkan monitoring dan mengetahui keadaan restoran dari depan layar.

Lalu, bagaimanakah cara mengatur atau melakukan setting layout meja ini dalam software restoran ini? Apakah cukup mudah?
Caranya sangat mudah. Memang, salah satu keunggulan software restoran Solis Resto dari Ventrasys adalah kemudahan pemakaiannya. Sering kali, kami hanya perlu menunjukkan caranya satu kali saja kepada klien-klien kami, dan selanjutnya mereka dapat melakukannya sendiri.

Pengaturan posisi meja dilakukan di modul Back Office. Cukup dengan drag and drop, maka Anda dapat bebas menentukan posisi masing-masing meja sesuai dengan layout restoran Anda. Bentuk-bentuk meja yang disediakan juga cukup beragam, ada yang sofa panjang, sofa pendek, bulat besar, bulat kecil, dan lain-lain.

Setelah melakukan drag and drop, maka selanjutnya tinggal memberikan nama meja, berapa jumlah tamu maksimal untuk meja tersebut, dan nomor meja tersebut. Set meja-meja yang tidak digunakan menjadi inactive. Kalau sudah, maka hasil perubahan tersebut akan terupdate di bagian POS.

Lalu, bagaimana dengan desain-desain seperti tembok pembatas, pintu masuk restoran, toilet, dapur, dan lain sebagainya? Dapatkah Point Of Sale juga menampilkannya? Tentu saja. Cukup serahkan denah restoran Anda ke bagian desain kami, dan nanti kami yang akan mengurusnya untuk Anda.

Laporan Penjualan dalam Software Restoran

Tersedianya jenis-jenis laporan (reports) yang lengkap dalam sebuah software restoran adalah salah satu pertimbangan utama bagi pemilik restoran dalam memilih sebuah POS system. Fitur laporan biasanya terdapat dalam Back Office, dan salah satu laporan yang paling penting adalah laporan penjualan. Berikut akan kami jelaskan secara garis besar mengenai laporan penjualan yang terdapat dalam software restoran Solis Resto.


Laporan penjualan dalam software kami memberikan informasi yang sangat lengkap. Beberapa contoh informasi di dalamnya adalah tanggal transaksi, kode transaksi, status transaksi (apakah masih open, closed, atau void), nama pelanggan, jam transaksi, total tax, total service charge, total rounding, total transaksi restoran, dan sebagainya.

Yang menjadi kelebihan dalam sistem reporting software ini adalah kemampuannya dalam menyajikan laporan yang detail, tetapi Anda dapat melakukan filterisasi data-data apa saja yang ingin Anda lihat dalam laporan tersebut. Misalnya, Anda tidak ingin melihat informasi nama pelanggan, maka parameter tersebut tinggal dinon-aktifkan saja.

Laporan penjualan dapat dicetak secara harian, mingguan, bulanan, ataupun tahunan. Anda hanya perlu menandai tanggal awal hingga tanggal akhir periode laporan yang ingin Anda cetak. Jika Anda ingin mengubah format laporan menjadi bentuk Microsoft Excel, Anda hanya perlu meng-klik tombol "Excel" yang tersedia di laporan.

Sekilas Mengenai Fitur Data Center

Modul Data Center dalam software Solis Resto adalah sistem restoran terpusat yang dapat menkonsolidasikan data-data restoran dari berbagai cabang di dalam satu sistem terpusat. Modul ini sangat berguna bagi para pemilik franchised-restaurant atau restoran yang memiliki banyak cabang. Modul ini memudahkan pengendalian operasional restoran dari setiap cabang melalui kantor pusat.

Berikut adalah beberapa key benefits dari modul ini:

1. Kemudahan management operasional antar-cabang dari kantor pusat.
2. Cocok untuk tipe restoran franchise.
3. Low network cost, karena dapat dilakukan secara offline.
4. Dapat mengetahui level inventory untuk masing-masing cabang.
5. Interface yang simpel dan mudah digunakan.
6. Tersedia berbagai macam laporan, baik laporan cabang maupun laporan pusat.

Dengan modul Data Center, sistem memberikan kendali dan kemudahan dari kantor pusat untuk berkomunikasi dengan setiap outlet cabang, dimulai dari informasi penjualan, pengaturan stok, transfer barang, hingga laporan-laporan terperinci. Semua ini dapat dilakukan dengan mudah. ;)

Budget Promosi Untuk Bisnis Restoran?

Apapun bisnis yang Anda jalankan, termasuk bisnis restoran, maka tidak bisa dipungkiri bahwa promosi adalah salah satu aspek terpenting jika Anda ingin bisnis Anda bisa survive dan lancar. Namun, promosi tentunya membutuhkan dana atau budget, yang seringkali tidak sedikit. Agar memberikan hasil yang efektif, tentunya Anda harus bisa secara kreatif menyusun anggaran promosi bisnis restoran Anda.

Mengenai hal tersebut, berikut adalah Q&A (Question & Answer) yang dikutip dari forum kuliner di www.priuk.com. Jawaban diberikan oleh Bpk. Anke Dwi Saputro, pakar pemasaran dari MarkPlus & Co.

Question:
Setiap restaurant tentunya harus menyisihkan dana untuk marketing dan promosi. Bagaimana caranya kita menentukan besar kecilnya dana yang harus kita cadangkan jika dihubungkan dengan besar kecilnya sebuah bisnis restaurant? Bagaimana kita mengukur kemampuan kita sendiri? Faktor apa saja yang menjadi tolak ukur dalam menentukan angka ini?

Masih dengan kasus yang sama, jika kita menambahkan satu atau beberapa variabel lagi, variabel tersebut adalah kompetitor. Apakah kita harus mengikuti strategi persaingan pemasaran yang sama dengan kompetitor kita? Apa yang harus dilakukan jika kita tidak sanggup bersaing dengan strategi mereka (dalam hal ini katakanlah, karena keterbatasan budget)?

Answer:
Berapa budget marketing dan sales restoran tergantung dari:

1. Tingkat keunikan konsep restoran.
Semakin unik, misalnya restoran sate kelinci, maka semakin besar budgetnya terutama untuk edukasi pasar agar orang connect dengan konsep produk baru Anda.

2. Tingkat persaingan.
Semakin banyak pesaing maka alokasi semakin besar, kalau tidak brand resto Anda akan hanyut tenggelam.

3. Tingkat segmentasi yang dibidik.
Semakin luas jangkauan geografi, umur, status sosial, maka budgetnya juga semakin besar karena Anda harus bikin campaign tematik yang beragam.

4. Target meraih pangsa pasar dan sales volume.
Semakin Anda menginginkan pangsa besar dan volume besar, semakin Anda harus mengeluarkan banyak dana.

5. Target media coverage dan selection.
Dimana Anda ingin pasang iklan dan berapa kali?

Kesalahan terbesar pebisnis restoran adalah terlalu banyak invest di produk, peralatan, dan infrastruktur, tetapi lupa menyiapkan dana marketing dan sales. Saya menyarankan dana alokasi pada tahun pertama itu nilainya 25% dari nilai investasi, lalu tahun kedua dan ketiga sekitar 20%, baru pada tahun berikutnya bisa 10% - 15%, dan setiap tiga tahun balik ke angka 25% untuk mengadakan refreshing campaign.

Disclaimer:
Artikel ini bukan bersifat konsultasi, tetapi hanya knowledge sharing. Untuk konsultasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi langsung narasumber yang bersangkutan.

Software Restoran dengan Fitur Print-Out Kasir


Dalam posting sebelumnya, saya telah menyebutkan bahwa salah satu fitur yang terdapat dalam modul Point Of Sale kami adalah fitur yang bernama Print-Out Kasir. Kali ini, saya akan membahas secara khusus mengenai fitur ini.

Fitur ini dimaksudkan untuk mengetahui performance dari kasir sepanjang shift dari si kasir tersebut. Setelah kasir selesai shift-nya, maka ia tinggal mencetak saja tombol Print Out Kasir dan kemudian menyerahkan laporan tersebut kepada pemilik restoran atau manager yang bersangkutan.

Fitur ini dirancang untuk memberikan informasi selengkap mungkin dari aktifitas (performance) si kasir tersebut. Informasi-informasi yang bisa didapatkan ketika kasir mencetak hasil laporan aktifitasnya adalah:

1. Jumlah pembayaran yang diterima
2. Jenis pembayaran (cash, jenis kartu kredit, dll)
3. Informasi ringkasan penjualan
4. Nama menu yang terjual serta quantity
5. Nama menu yang terjual serta revenue dari menu tersebut
6. Dan lain-lain.

Mengenai masalah keamanan hak akses, tentu saja untuk mencetak fitur ini harus berdasarkan user ID dan password dari masing-masing kasir. Setelah selesai mencetak laporan printout kasir tersebut, kasir dapat langsung mematikan POS seandainya akhir shift bersamaan dengan jam tutup restoran.

Mengatur User Security Level dalam POS

Sebuah sistem komputer (software) yang dijalankan dalam sebuah restoran biasanya digunakan oleh lebih dari satu user. Misalnya adalah kasir, waitress, supervisor, manager, dan owner. Atau, untuk restoran yang memiliki sistem manajemen yang lebih luas lagi, software ini digunakan hingga ke bagian purchasing, warehouse, hingga accounting.

Untuk menjamin bahwa POS hanya digunakan oleh user yang memiliki otorisasi, makanya diperlukan user security management dalam software POS yang Anda gunakan di restoran Anda. Fitur ini dapat mencegah penggunaan POS yang kurang bertanggung jawab dari user.

Salah satu contoh umum dari penggunaan user security ini adalah mengatur user kasir agar tidak dapat melakukan cancel menu. Ketika ada menu yang akan dicancel, sistem secara otomatis akan meminta user ID dan password. Jika kasir memasukkan user ID dan passwordnya, maka sistem secara otomatis akan menolak, karena sebelumnya telah disetting bahwa user ID dan password kasir tersebut tidak diperkenankan melakukan cancel menu.

Bagaimana dengan software kami? Apakah pengaturan user security software Solis Resto ini easy-to-use? Apakah pengaturannya fleksibel? Apakah cukup aman?

Mengatur user security level dalam software kami dilakukan di modul Back Office (modul yang terintegrasi dengan modul POS). Caranya sangat mudah. Secara garis besar, berikut adalah step-step mengatur user security:

1. Masuk ke modul Back Office sebagai Admin, atau user dengan otoritas tertinggi.
2. Buatlah daftar user yang menggunakan software ini nantinya.
3. Menentukan (marking) bagian-bagian mana yang boleh dan tidak boleh diakses oleh masing-masing user tersebut.
4. Save it.

Hanya sesimpel itu. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, maka sistem operasional di restoran Anda akan berjalan lebih secure dan trackable. Misalnya adalah cancel menu hanya dapat dilakukan oleh manager atau supervisor, waitress dan cashier tidak dapat melihat laporan-laporan Anda, bagian purchasing hanya dapat mengakses fitur-fitur yang berkaitan dengan otorisasinya, dan sebagainya. Konsultasikan kepada kami untuk penggunaan lebih lanjutnya.

Membuat Membership Restoran Dengan POS

Baru-baru ini, salah seorang customer kami yang ingin melakukan repeat order POS untuk perluasan cafe-nya, menanyakan kepada saya: "Pak, apakah software ini bisa dimasukkan data-data tamu restoran yang nantinya ingin dijadikan member?"

Tujuan dari customer ini menanyakan masalah membership ini (salah satunya) adalah untuk memudahkan proses delivery. Beliau ingin agar ketika ada permintaan delivery, user cashier cukup menarik data-data dari tamu restoran yang telah menjadi member di POS cashier, lalu tinggal memasukkannya, dan secara otomatis nanti akan muncul alamat dan data-data dari member tersebut. Ketika bill dicetak, alamat dan nama dari member yang memesan secara delivery tersebut akan tetera di bill, sehingga memudahkan kurir dalam mencari alamatnya.

Tentu saja software point of sale kami dapat melakukannya. Bahkan, sangat mudah dilakukan. Pertama-tama, yang perlu dilakukan adalah memasukkan data-data dari tamu restoran yang ingin dijadikan member. Data entry ini dilakukan di modul Back Office yang sudah include dan terintegrasi dengan modul point of sale.

Data-data member yang dapat diisi cukup lengkap, mulai dari tanggal lahir, tipe membership, alamat, nomor telepon dan fax, profesi hingga hobby. Setelah informasi-informasi ini diisi, maka di POS front-liner akan dapat ditarik data dari member-member tersebut secara cepat dan mudah.

Misalnya adalah ketika melakukan reservasi. Software POS kami dapat melacak data member tersebut secara otomatis hanya melalui nomor teleponnya. Artinya, hanya dari nomor teleponnya saja, Anda dapat mengetahui siapa member yang menelepon tersebut. Jika salah satu member restoran Anda datang makan, maka ketika melakukan cetak bill juga akan memberikan sebuah personal touch tersendiri, karena dalam bill nantinya akan tercetak nama dari member tersebut.

Jika Anda benar-benar serius ingin mengembangkan database membership di restoran Anda, maka software restoran dari Ventrasys dapat membantu Anda.

Features For Special Functions In Our POS System

Urutan normal dari operational flow sebuah restoran tipe table service adalah: tamu check-in, order menu, cetak bill, dan terakhir adalah pembayaran (payment). Namun, tentunya dalam sebuah restoran juga sering terjadi bentuk-bentuk operational khusus selain dari operational flow yang normal tersebut. Misalnya saja adalah gabung meja, split bill, pindah meja, dan lain-lain.

Untuk mempermudah pihak restoran dalam memiliki control penuh dalam management front-liners tersebut, tentunya sebuah POS system harus memiliki fitur-fitur untuk menjawab kebutuhan akan kejadian-kejadian khusus tersebut.

Software restoran Solis Resto dari Ventrasys dilengkapi dengan fitur-fitur untuk fungsi khusus tersebut. Berikut adalah keterangan singkat dari fitur-fitur tersebut:

1. Gabung Meja (Join Table/ Join Bill)

Misalnya seorang tamu bernama Pak Budi datang ke restoran Anda dan duduk di meja A01. Kemudian, dia melihat meja A02 adalah teman dekatnya yang juga kebetulan sedang makan di restoran Anda. Kemudian, Pak Budi ingin mentraktir temannya ini dengan mengatakan kepada waitress "Tolong meja A02 itu bill- nya nanti saya yang bayar".

Nah, secara garis besar, untuk itulah fungsi dari fitur Join Table ini. Fitur ini terkadang disebut juga Join Bill, karena biasanya bill-bill dari meja lain digabungkan ke bill di satu meja tertentu.

2. Pindah Meja

Fitur ini digunakan untuk kejadian dimana tamu di meja tertentu ingin pindah ke meja lainnya. Misalnya, Bu Anita duduk di meja A03, tetapi kemudian pindah ke meja lain di A05. Dalam POS, nantinya akan diminta alasan kenapa tamu di meja tersebut pindah, dan kejadian ini nantinya juga akan tercatat dalam laporan. Hal ini dapat membantu pihak management untuk melakukan evaluasi jika seandainya terdapat meja dimana tamu-tamu sering merasa "tidak betah" (mungkin karena panas, terlalu dingin, berisik, dll).

3. Batal Menu

Fitur ini digunakan jika seandainya tamu yang datang, tiba-tiba tidak jadi pesan lalu keluar lagi. Atau, misalnya tamu yang sedang makan (telah order menu), tetapi tiba-tiba "hilang" padahal belum bayar. Penggunaan fitur ini memerlukan otorisasi atau hak akses khusus (biasanya hanya bisa dilakukan oleh manager atau supervisor). Sama seperti fitur Pindah Meja, fitur ini juga meminta alasan yang nantinya akan tercatat di laporan.

4. Split Bill

Fitur ini biasanya digunakan untuk sebuah meja dimana tamunya ingin membayar masing-masing. Misalnya, meja A02 memesan menu nasi goreng, sirloin steak, avocado juice, dan guava juice. Lalu, tamu tersebut ingin agar bill dari menu nasi goreng dan avocado juice dicetak terpisah (tidak disatukan) dari menu sirloin steak dan guava juice.

5. Print Out Kasir

Fitur ini digunakan ketika kasir telah menyelesaikan waktu shift dan ingin mencetak hasil penjualan selama periode shift-nya. Laporan yang dicetak biasanya adalah laporan total pembayaran (berapa jumlah cash yang diterima) serta laporan dari menu-menu yang terjual. Mengenai fitur ini akan dibahas secara khusus nantinya di posting-posting berikutnya.

6. Daftar Transaksi

Fitur ini digunakan untuk melihat kembali bill-bill, baik yang telah close atau masih open, dan juga yang telah void. Jika ada bill atau transaksi yang harus void, maka di fitur inilah void tersebut dilakukan. Tentu saja, dibutuhkan otorisasi hak akses khusus dan alasan kenapa dilakukan void, dimana semuanya akan tercatat secara otomatis dalam laporan.

7. Reservasi

Fitur ini telah dibahas dalam posting saya sebelumnya. Untuk melihatnya, silahkan klik disini.

Tips Melakukan Restaurant Customer Research

Pernahkah Anda berpikir apa yang dipikirkan oleh pelanggan Anda mengenai restaurant Anda? Bukankah mengetahui isi hati dari pelanggan Anda itu sangat penting? Bagaimana caranya agar Anda dapat "membaca" isi hati pelanggan Anda tersebut?

Mengenai hal tersebut, berikut adalah Q&A (question & answer) yang dikutip dari forum kuliner di www.priuk.com. Jawaban diberikan oleh Bapak Anke Dwi Saputro, pakar pemasaran dari MarkPlus&Co.

Question:

Selama ini kita tahu bahwa tidak banyak restaurant yang melakukan customer research. Akibatnya, restaurant tersebut tidak mengetahui secara mendalam opini tamu-tamunya (mulai dari harga, rasa, pelayanan, dan lain-lain) setelah datang ke restaurant tersebut. Tips-tips apa saja yang dapat dilakukan oleh restaurant owners agar mereka bisa tahu apa opini pelanggan mereka, sehingga mereka mengetahui secara pasti isi hati pelanggan mereka?

Answer:
Pertama, perlu diingat bahwa prinsip riset adalah untuk membantu para pelaku bisnis dalam mendalami tren secara umum, preferensi atau kebutuhan, dan keinginan pelanggan, persaingan dan pesaing, serta kinerja perusahaan. Objective khususnya untuk restaurant bisa untuk pengembangan produk, penentuan harga, kesesuaian lokasi atau konsep.

Untuk bisnis kecil, saya justru menganjurkan pemiliknya terjun langsung setiap hari dan melakukan riset kecil-kecilan sendiri. Terjun setiap hari bukan berarti sibuk di kasir, tapi sibuk mengalami dan menganalisa perilaku pelanggan di restaurant. Ngobrol langsung sesekali dengan pelanggan dan dengarkan pembicaraan mereka. Catat pointnya dan kelompokkan lalu coba analisis sendiri korelasi antar pendapat itu.

Kalau masih belum yakin, undang beberapa orang gabungan antara tamu loyal, tamu baru, dan tamu loyal pesaing dekat Anda datang ke acara gathering. Bikin focused group discussion kecil-kecilan. Untuk hasil yang lebih baik, agar hasilnya lebih valid, rekrut satu orang periset atau konsultan marketing perorangan.

Kalau masih belum puas juga, baru dilakukan riset kuantitatif dengan jumlah responden lebih besar lagi, misalnya masyarakat Kelapa Gading, masyarakat Jakarta Selatan, dan lain-lain.

Riset itu hanya memberikan informasi. Seberapa informasi ini bisa dipakai untuk menunjang bisnis Anda, tergantung dari kemampuan analisis dan sistesa sehingga informasi bisa menjadi pengetahuan. Dan seberapa insting bisnis Anda sehingga pengetahuan ini bisa menjadi inspirasi bisnis yang down-to-earth dan dapat dieksekusi. Selamat mencoba.

Disclaimer:
Artikel ini bukan bersifat konsultasi, tetapi hanya knowledge sharing. Untuk konsultasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi narasumber yang bersangkutan.

Menggunakan Software POS Retail Untuk Restoran?

Pada dasarnya, fungsi utama dari POS retail maupun POS restoran hampir sama, yaitu untuk mencatat transaksi penjualan secara computerized, dimana dari transaksi ini nantinya akan generate reports atau laporan-laporan penjualan. Berdasarkan sudut pandang dari fungsi dasar tersebut, tidak aneh banyak restoran-restoran yang menggunakan software POS yang berbasis ritel, karena memang biasanya harganya lebih murah.

Memang, sebuah restoran bisa saja menggunakan POS ritel untuk mencatat transaksi penjualannya. Tapi, hasilnya tidak akan maksimal dan saya pribadi tidak menganjurkannya. Jika dipandang dari keseluruhan proses operasional dari sebuah restoran, kita akan menemukan beberapa bagian yang berbeda dibandingkan operasional bidang usaha retail.

Contoh paling gampangnya adalah dari segi tampilan (interface) POS. Dalam software restoran, POS memiliki tampilan meja-meja sesuai dengan denah restoran. Sedangkan, POS retail tampilannya lebih mirip table-table (kolom-kolom) seperti di Excel. Otomatis, salah satu kekurangan menggunakan POS ritel dalam restoran adalah Anda tidak bisa memonitoring keadaan restoran dari depan layar monitor.

Selain itu, POS ritel dirancang untuk lebih ke arah penggunaan keyboard dalam pengoperasiannya. Dari segi interface pun tidak memungkinkan menggunakan touchscreen jika Anda menggunakan POS retail. Sehingga, menggunakan software POS retail artinya Anda harus menggunakan keyboard, sedangkan kita tahu bahwa menggunakan keyboard lebih lambat dan lebih sulit ketimbang menggunakan touchscreen ketika melakukan order menu di restoran.

Fitur reservation juga tentunya tidak terdapat dalam POS ritel, karena memang tidak dibutuhkan dalam industri ritel. Sedangkan dalam industri restoran, hal ini tentu penting. Selain itu, ketika order menu jika menggunakan software restoran, ada fitur yang namanya "menu modifier". Dalam POS ritel, fitur ini juga tidak tersedia.

Perlukah Membuat Website Untuk Restoran?

Sebenarnya, jika restoran Anda memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri, dan Anda merasa hal tersebut pantas untuk dipublikasikan, maka salah satu media publikasi yang dapat memberikan banyak manfaat adalah dengan membuat sebuah website untuk restoran Anda. Sebuah website yang cantik dengan content yang menarik tentang restoran Anda dapat menjadi sebuah "24-hour publicity" di dunia maya, alias dunia internet.

Pengguna internet, termasuk di Indonesia, semakin hari semakin bertambah. Jaman sekarang, semakin banyak orang yang mencari-cari informasi melalui internet, dan tidak terkecuali informasi dari restoran yang ingin dikunjungi. Entah seseorang ingin pergi ke sebuah cafe yang romantis, restoran sea food yang murah, atau chinese food untuk makan keluarga, semuanya dapat dengan mudah dicari melalui internet. Nah, kalau restoran Anda belum memiliki website, maka restoran Anda tidak akan ditemukan di internet oleh orang-orang yang mencari informasi melalui internet tersebut.

Karena restoran berhubungan erat dengan bidang pariwisata, sebuah website juga dapat memudahkan para turis (terutama turis dari Barat) mendapatkan informasi mengenai restoran Anda. Para turis ini tidak mengerti lokasi dan restoran-restoran apa saja yang layak dikunjungi, sehingga seringkali mereka akan mencari informasi melalui internet. Jadi, ini adalah salah satu peluang yang harus Anda manfaatkan.

Anda juga dapat menjadikan website sebagai salah satu media promosi dari restoran Anda. Tampilkan gambar-gambar menu Anda yang lezat-lezat, foto-foto suasana cafe Anda yang cozy, juga berikan informasi-informasi yang dapat membuat orang tertarik untuk datang ke restoran Anda. Tulislah kata-kata yang menunjukkan kelebihan-kelebihan dari restoran Anda, dan apa keunikan serta ciri khas dari restoran Anda tersebut. Misalnya adalah chef-chef di restoran Anda yang telah expert, bahan-bahan yang digunakan di restoran Anda, dan lain-lain.

Website juga memudahkan interaksi Anda dengan customer restoran Anda. Para customer dapat memberikan saran, kritik, ataupun pertanyaan seputar restoran Anda melalui website. Atau, yang lebih penting lagi, mereka dapat juga memberikan testimoni-testimoni yang dapat Anda tampilkan di website Anda, sehingga membuat orang lain yang belum pernah datang ke restoran Anda, jadi ingin mencobanya.

Kalau Anda menggunakan sistem franchise dalam mengembangkan usaha restoran Anda, maka Anda juga dapat memberikan informasi-informasi persyaratan dan ketentuan bagi calon investor yang tertarik menjadi franchisee dari restoran Anda. Jadi, tidak hanya untuk kepentingan para customer, sebuah website juga dapat memudahkan komunikasi dengan para calon investor restoran Anda (franchisee).

Software Restoran dengan Fitur Modifier yang Powerful

Menggunakan software point of sales restoran dengan fitur menu modifier (sering juga disebut "condiment") akan sangat membantu Anda dalam menyusun menu yang lebih fleksibel. Contoh paling umum adalah menu steak, yang biasa terbagi dalam well done atau half done. Nah, pilihan well done atau half done inilah yang disebut sebagai menu modifier.

Contoh-contoh lain adalah kalau misalnya kita memesan menu pancake. Biasanya, kita akan ditanya: "Pancake-nya mau pakai cheese, blueberry, atau chocolate?". Jadi, secara sederhana, modifier itu adalah tambahan-tambahan khusus dalam sebuah menu. Dengan menciptakan menu modifier ini, maka customer di restoran atau cafe Anda akan lebih mempunyai banyak pilihan sesuai dengan selera mereka.

Untuk itu, diperlukan sebuah software POS yang dapat menunjang kebutuhan akan menu modifier yang fleksibel dan powerful. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai fitur menu modifier dalam POS software restoran dari Ventrasys.

Anda dapat memasukkan beberapa jenis modifier untuk masing-masing menu yang diinginkan. Misalnya menu "mushroom noodle" terdapat modifier "with fishball", "extra chili", dan "extra garlic". Dengan demikian, setiap kali Anda meng-klik menu "mushroom noodle" maka modifier-modifier tersebut akan muncul secara otomatis, dimana selanjutnya waitress Anda tinggal memilih modifier yang diinginkan.

Anda dapat memasukkan dua modifier sekaligus untuk satu menu. Misalnya, kembali ke contoh mushroom noodle di atas, Anda dapat memasukkan modifier "with fishball" dan "extra chilli" sekaligus. Tidak hanya sampai disitu, Anda bahkan dapat memasukkan BOM (Bill Of Materials) atau bahan-bahan dari modifier tersebut, sehingga otomatis mengurangi stok dalam sistem inventory restoran. Misalnya, jika ditambahkan modifier "with fishball", otomatis stok bahan-bahan untuk fishball akan ikut berkurang. Dengan demikian, pengaturan stok inventory di restoran Anda akan menjadi lebih akurat.

Bagaimana dengan extra price for extra modifier? Ya, Anda juga dapat memasukkan additional price untuk masing-masing modifier. Misalnya, jika Anda menginginkan tambahan Rp. 5,000 untuk setiap tambahan fishball, maka Anda juga dapat memasukkan harga Rp. 5,000 untuk modifier "with fishball". Dengan demikian, food costing Anda akan lebih akurat.

Software Restaurant dengan Reservation Feature

Khusus untuk restoran-restoran tertentu, terutama untuk restoran yang memiliki trafik pengunjung yang tinggi, fitur reservasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting untuk mengatur management meja-meja yang telah dibooking.

Dalam menjawab kebutuhan ini, Ventrasys menyediakan software restoran yang telah dilengkapi dengan fitur reservasi. Fitur ini merupakan fitur default dari modul Point Of Sales kami, yang artinya jika Anda menggunakan POS dari Ventrasys, maka fitur ini sudah termasuk (included), sehingga tidak perlu lagi membeli modul tambahan hanya untuk reservation.

Jika restoran Anda menggunakan resepsionis, maka fitur ini akan sangat membantu. Bagaimanakah cara kerjanya secara garis besar? Sangat mudah dan simpel, sehingga tidak akan membingungkan resepsionis Anda.

Pertama, cukup mengisi informasi dari tamu yang ingin melakukan reservasi. Misalnya adalah data-data nama tamu, tanggal dan jam reservasi, jumlah tamu yang akan hadir, serta nomor meja yang dipilih untuk reservasi. Karena dalam layar POS terdapat layout meja-meja, maka hal ini lebih memudahkan resepsionis dalam memberikan pilihan-pilihan alternatif meja kepada tamu restoran yang akan melakukan reservasi.

Jika proses di atas telah selesai dilakukan, maka di meja yang telah direservasi akan muncul tanda "R", yang artinya adalah reserved. Dalam informasi secara detailnya, Anda dapat mengetahui siapa yang mereservasi meja tersebut, tanggal dan jam berapa reservasinya, serta informasi-informasi penting lainnya. Jika jam reservasinya sudah mendekati, kiranya pihak restoran dapat mulai mengosongkan meja tersebut agar tidak diduduki oleh tamu lain yang bukan mereservasi meja tersebut.

Software Restoran dengan Fitur Open Food

Ada kalanya, tamu di restaurant atau cafe Anda meminta dibuatkan menu yang tidak terdapat dalam menu list Anda. Karena memang tidak terdapat menu yang diminta tersebut, otomatis dalam point of sales Anda juga tidak terdapat menu tersebut, sehingga tentunya Anda tidak dapat melakukan order. Tetapi, meskipun tidak terdapat dalam menu list, mungkin saja menu yang diminta oleh tamu restaurant Anda tersebut bisa dibuatkan oleh chef atau juru masak Anda (karena mungkin Anda memiliki bahan-bahannya).

Misalnya saja tamu meminta nasi goreng ikan asin. Padahal, restaurant Anda tidak menjual menu nasi goreng. Namun, agar tamu tidak kecewa, bisa saja Anda memiliki bahan-bahan untuk memasaknya (yaitu nasi dan ikan asin). Inilah yang dinamakan dengan "Open Food". Nah, bagaimana caranya software restaurant Solis Resto dapat mengatasi permasalahan seperti ini?

Software restaurant dari Ventrasys memiliki fitur khusus untuk mengatasi permasalah open food ini. Cara pakainya pun sangat mudah. Ketika ada permintaan khusus seperti kasus di atas, pertama-tama harus menggunakan hak akses atau otorisasi dari restaurant manager atau supervisor terlebih dahulu.

Setelah mendapatkan hak akses, maka langkah-langkah berikutnya adalah sbb:

1. Mengisi nama menu yang diorder tersebut.
2. Memberikan harga untuk menu tersebut.
3. Mengisi berapa jumlah atau quantity dari menu yang dipesan.
4. Mengisi kolom "notes" untuk pesan-pesan khusus (kalau ada) ke bagian dapur.
5. Mengisi ke dapur atau bar manakah menu tersebut hendak dikirim.
6. Memberikan tanda (marking) apakah menu tersebut non-tax, dan apakah dibungkus.

Semua langkah-langkah di atas dapat dilakukan dengan mudah, hanya dengan beberapa sentuhan jari di layar touchscreen, dalam hitungan detik.

Dari transaksi open food tersebut, nantinya akan menciptakan laporan di modul Back Office yang namanya laporan open food. Dari laporan ini, Anda dapat melihat menu-menu open food apa saja yang sering dipesan oleh tamu-tamu di restaurant Anda. Dengan demikian, Anda dapat mempertimbangkan apakah menu-menu open food tersebut akan Anda jadikan sebagai salah satu menu di restaurant Anda.

Merubah Image Restoran?

Apakah merubah image dari sebuah restoran atau cafe itu beresiko? Misalnya dari suatu tempat yang sasaran utamanya kaum high class menjadi down grade untuk middle? Merubah semua itu tentunya butuh biaya promosi yang cukup besar dan ada potensi kehilangan beberapa konsumen yang memang mencari sisi eksklusifitas tersebut. Lalu bagaimana?

Merubah image suatu restoran atau cafe memang sangat sulit, karena bisa dianggap kita tidak konsisten dengan konsep. Tapi itu dilakukan karena mungkin tempat kita sudah mulai sepi atau bahkan hampir bangkrut.

Kalau konsep awalnya untuk kalangan atas dan akan dirubah menjadi kalangan menengah atau bawah, lebih baik jangan dirubah imagenya. Tetap pertahankan konsepnya tetapi coba dibuat promo-promo makanannya yang mulai mengarah ke kaum menengah ke bawah. Jadi kaum menengah akan datang ke tempat yang suasananya menengah ke atas dengan harga yang menengah ke bawah.

Jangan dirubah konsepnya tapi coba dibuat imagenya tempatnya bagus dan fasilitas high class harga low class. Kalau itu sudah berhasil maka dengan sendirinya pelan-pelan tamu akan mulai berubah kalangannya, tanpa tamu tersebut menyadari bahwa restoran Anda sedang menurunkan kelas. Jangan langsung merubah frontal karena nanti malah menjadi bumerang bagi restoran Anda sendiri.

Sumber:
Hendri Syamsul
Konsultan Restoran dan F&B

Diambil dari:
www.priuk.com
Portal kuliner dan F&B.


Disclaimer:
Artikel ini bukan bersifat konsultasi, tetapi hanya knowledge-sharing. Untuk konsultasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi narasumber yang bersangkutan.

Point Of Sale Untuk Order Menu Lebih Cepat

Dapat melakukan order menu secara cepat adalah sangat penting dalam operasional sebuah restoran, sehingga tamu tidak perlu menunggu terlalu lama. Hal ini menjadi lebih penting lagi ketika restoran ketika sedang dalam keadaan padat.

Nah, bagaimana software point of sale khusus restoran dari Ventrasys dapat membantu Anda dalam melakukan order menu secara cepat?

Pertama, tampilan layar order menu dapat dimasukkan gambar atau foto menu sekaligus. Dengan gambar, biasanya waitress atau cashier akan lebih mudah mengenali (recognize) menu yang sedang dicarinya. Namun, Anda juga dapat hanya memasukkan nama dari menu, tanpa gambar. Jika mencari menu dapat dilakukan dengan mudah, otomatis proses kerja juga menjadi lebih cepat.

Kedua, ukuran tombol dirancang cukup besar, sehingga sangat memudahkan order taker dalam memilih-milih menu yang dipesan tamu restoran jika menggunakan layar touchscreen. Kalaupun menggunakan mouse, maka ini juga akan lebih memudahkan, karena akan sulit mengatur pointer mouse jika tombol-tombol menu berukuran kecil, sehingga sering terjadi salah order.

Ketiga, di bagian atas tampilan layar order disediakan sembilan tombol khusus untuk menu-menu yang sering diorder ataupun menu terlaris. Waitress tidak perlu lagi mencari-cari menu tersebut di dalam kategori-kategori menu ataupun sub-categori.

Keempat, Anda dapat membuat kategori-kategori dan sub-kategori dari menu-menu di restoran Anda. Umumnya, menu-menu di restoran Anda setidak-tidaknya terdiri dari dua kategori, yaitu "food" (makanan) dan "drink" (minuman). Pengaturan kategori-kategori ini akan sangat membantu terutama jika restoran Anda memiliki ratusan menu. Bayangkan jika menu-menu tersebut tidak dibagi-bagi dalam kategori-kategori dan sub kategori, akan sulit bagi waitress dalam melakukan order menu.

Jika Anda ingin melihat langsung bagaimana cara kerja sistem software ini dalam membuat order menu yang lebih cepat di restoran Anda, silahkan klik disini.

Powerful Restaurant Monitoring

Maukah Anda mengetahui keadaan restoran Anda secara detail dengan mudah? Jika ya, maka software restoran dari Ventrasys dapat mewujudkannya untuk Anda. Berikut akan saya jelaskan bagaimana software restoran ini dapat mempermudah Anda dalam mengontrol keadaan restoran Anda, cukup dari depan layar komputer.

Dalam tampilan Point Of Sales terdapat layout denah restoran, dimana posisi meja (table position) dapat diatur-atur sesuai dengan posisi sesungguhnya. Dari tampilan layout ini, Anda dapat mengetahui meja mana yang kosong dan meja mana yang telah terisi. Meja yang telah terisi akan berwarna biru gelap, sedangkan meja yang kosong akan berwarna biru muda. Hal ini akan memudahkan greeters memilihkan meja yang masih kosong kepada tamu yang baru datang.

Untuk table yang telah diisi oleh tamu, masih terdapat status-status secara lebih lengkap, seperti: apakah tamunya sudah pesan makanan atau belum, sudah print bill atau belum, sudah bayar atau belum, apakah mejanya telah direserve, serta informasi apakah meja tersebut gabung bill atau tidak.

Di bagian atas layout meja, terdapat pilihan tombol-tombol untuk menampilkan lantai atau room section yang ingin kita lihat. Cukup dengan sekali klik, maka tampilan table layout di POS akan berubah menjadi tampilan layout sesuai dengan lantai yang kita klik. Jadi, kalau restoran Anda terdiri dari beberapa lantai ataupun terdiri dari beberapa section (VIP, terrace, pool, etc.) maka dengan fitur ini akan sangat membantu Anda dalam memantau kondisi restoran, tanpa perlu berkeliling.

Tidak cukup sampai disitu, Anda bahkan bisa mendapatkan informasi dari masing-masing meja secara detil. Anda dapat mengetahui jam berapa tamu tersebut check in ke restoran Anda, berapa jumlah tamunya, siapa nama tamunya (kalau data-datanya sudah dicatat ke dalam sistem), siapa pelayan yang melayani, dan menu-menu apa saja yang dipesan oleh tamu tersebut. Sangat lengkap bukan?

In short, Ventrasys provides you powerful restaurant monitoring! ;)

Table Service dan Quick Service

Dilihat dari cara tamu melakukan order makanan, maka sistem order menu dari sebuah restoran dapat dibedakan mejadi dua jenis, yaitu:

1. Table Service.
2. Quick Service.

Table Service adalah sistem order menu dimana prosesnya adalah tamu duduk terlebih dahulu, kemudian order menu, menyantapnya, baru kemudian membayarnya. Atau, secara singkatnya, selesai makan baru bayar. Sistem ini banyak digunakan terutama untuk jenis cafe, seafood restaurant, chinese food restaurant, dan fine dining restaurant.




Quick Service adalah sistem order menu dimana tamu langsung membayar makanannya setelah selesai order, baru kemudian menyantap makanannya. Sistem ini terkadang disebut juga dengan sistem counter atau fastfood. Sistem ini banyak digunakan di restoran-restoran fast food seperti Hoka-Hoka Bento, KFC, McDonald, food court, dll. Biasanya, menu yang dijual sudah siap saji (telah dimasak), sehingga tamu dapat langsung memilih sendiri menu-menu yang diinginkan dan langsung disajikan.

Dalam software restoran yang disediakan oleh Ventrasys, di dalamnya telah terdapat fitur-fitur yang lengkap, baik untuk sistem order Table Service ataupun Counter. Khusus untuk Quick Service, memang sangat dibutuhkan proses kerja yang cepat (sesuai dengan namanya). Oleh karena itu, software restoran ini telah dikembangkan sedemikian rupa untuk mendukung proses order menu yang cepat, tanpa diperlukan step-step yang rumit dan panjang. Proses kerja mulai dari order menu, cetak bill, hingga pembayaran, dirancang secara intuitif namun tetap fleksibel.

Software restoran dari Ventrasys juga sangat fleksibel, artinya dapat digunakan untuk gabungan Table Service dan Quick Service. Salah satu restoran yang menggunakan sistem gabungan seperti ini adalah Penang Suki Restaurant. Dalam pengoperasiannya, proses pergantian dari sistem Table Service ke Quick Service (atau sebaliknya) sangat mudah dilakukan, hanya dibutuhkan satu klik saja.

Jadi, apapun sistem order menu di restoran Anda, Ventrasys telah menyediakan sebuah software Point Of Sales yang fleksibel, intuitif, dan mudah digunakan. :)

Menggunakan Touchscreen atau Keyboard?

Dalam kaitannya dengan penggunaan software restoran, biasanya Anda dapat memilih apakah software POS Anda akan dioperasikan dengan menggunakan hardware layar touchscreen atau dengan keyboard biasa. Tentunya, masing-masing pilihan mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam memutuskan hal tersebut.

Kalau Anda memilih mengoperasikan software POS restoran Anda dengan menggunakan layar monitor touchscreen yang integrated, maka Anda harus menyiapkan budget lebih. Untuk monitor dengan brand Prolink saja (15") harganya sekitar US$ 400, dan itu pun bukan yang integrated. Untuk brand IBM yang sudah integrated (digabung dengan printer, MCR, customer display, dll), harganya hampir mencapai dua puluh juta rupiah.

Kalau budget Anda tidak banyak, maka mungkin menggunakan layar LCD biasa dan POS dioperasikan melalui keyboard dan mouse adalah pilihan yang lebih baik. Namun demikian, biasanya menggunakan komputer biasa dengan layar LCD akan lebih boros tempat dan terasa sempit. Beda dengan hardware touchscreen yang sudah integrated, karena desainnya dirancang secara compact dan mini, dengan tujuan agar tidak boros tempat.

Anda juga perlu memperhatikan kualitas SDM di restoran Anda, terutama kasir dan waitress yang nantinya akan sering menggunakan software point of sales tersebut. Jika mereka adalah orang yang tidak familiar dengan komputer, maka menggunakan mouse dan keyboard mungkin akan terasa sulit bagi mereka. Kalau menggunakan layar touchscreen, mereka hanya perlu menyentuhkan jari-jari mereka di layar komputer. Lebih mudah dan lebih cepat.

Bagaimana dengan konsep restoran Anda sendiri? Jika berkonsep cafe, dimana interior dan suasana sangat perlu diperhatikan, maka mungkin lebih baik menggunakan hardware touchscreen integrated. Hal ini dikarenakan akan membuat image cafe Anda terlihat lebih profesional. Namun, sekali lagi, tetap pertimbangkan faktor-faktor lain di atas, seperti budget yang Anda miliki dan karakter dari SDM Anda.